*~aGusJohn’s Blog~*

Mengalir Bagaikan Air

#012: Menjadikan IAW sebagai Organisasi yang Ideal

Diskusi seputar berdirinya Ikatan Alumni Wikusama (IAW), yang bergulir sejak awal Februari, masih terus berlangsung hingga sekarang. Beda pendapat dan terjadinya gesekan ide dan pemikiran adalah hal yang wajar. Asal kesemuanya itu masih dalam satu kerangka membangun dan disikapi dengan kepala dingin, segala macam debat yang terjadi itu tidak perlu dirisaukan. Itulah yang dinamakan dinamika dalam sebuah organisasi.

Jika kemudian ditanya, bagaimana membuat Ikatan Alumni Wikusama (IAW) yang akan terbentuk mendatang bisa menjadi sebuah organisasi yang ideal? Penulis memiliki beberapa jawaban, diantaranya: pertama, IAW harus menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya oleh panitia Temu Alumni atau pengurusnya, tapi setiap individu yang menjadi anggota IAW punya hak dan kewajiban serta tanggung jawab yang sama dalam membesarkan IAW.

Soal hak dan kewajiban anggota, itu semua sudah diatur dalam PD/PRT IAW, yang akan disahkan (dilegalkan) setelah IAW terbentuk di TMII, Mei mendatang. Diantaranya berisikan: (a) hak dan kewajiban anggota untuk mengikuti voting dalam setiap kebijakan yang akan diambil organisasi, (b) setiap anggota memiliki hak dan kedudukan yang sama dalam organisasi, dsb.

Kembali merujuk pada point pertama di atas, maka seyogyanya, IAW bisa menjadi organisasi yang bersifat sangat terbuka. Terbuka, bukan dari sisi keanggotaannya, tapi terbuka dalam hal mampu menggali “identitas diri” sebagai sebuah organisasi, yang semua input-saran-masukan itu berasal dari anggota sendiri. Diantaranya, soal visi dan misi, serta segala kebijakan yang akan menjadi garis kerja organisasi mendatang. Baca lebih lanjut

Iklan

Oktober 12, 2006 Posted by | Alumni | , , | Tinggalkan komentar