*~aGusJohn’s Blog~*

Mengalir Bagaikan Air

#112: Harta Yang Tak Ternilai

Jam menunjuk ke 00:00. Tiba-tiba kuterjaga dari tidur. Alunan musik dangdut dari rumah orang yang punya hajatan di komplek atas, bersahut-sahutan dengan sayup-sayup jaipongan di atas bukit, di atas Kali Cikeas -dua tempat yang berseberangan. Rupanya, musik-musik itu yang ikut membangunkanku.

Kulihat sebelah kiriku. Putriku, Sekar Ayu NakMas Pambayun tidur dengan pulasnya. Ekspresi tidurnya begitu merdeka! Sangat bebas. Tangan mengepal ke atas, kedua kakinya terbuka lebar seenaknya. Jika nyamuk datang menyergap, dia akan jumpalitan ke sana-ke mari. Terkadang posisinya berputar. Selimut pun dia singkirkan jika dikenakan di tubuhnya -padahal sambil tidur. Benar-benar sebuah gambaran “jiwa yang merdeka”!! Tadi, dia memang tertidur sebelum film kesayangannya “Make Way for Noddy” yang diputar setiap jam 21:30 usai. Baca lebih lanjut

Iklan

Juli 15, 2008 Posted by | Family | , | 1 Komentar

#111: Buah Hatiku

“N-A (Na) S-I (Si) Na-si, U D-U (Du) U-du. Dikasih K (Uduk). Bacanya: Nasi Uduk”.

Begitulah perkembangan putriku, S-Ayu NakMas Pambayun. Umurnya masih 3 tahun 4 bulan. Tidak masuk Play Group karena tahun kemarin usianya dianggap belum cukup. Tapi berkat keuletan, ketekunan mamanya, kini dia sudah bisa mulai mengeja setiap tulisan apa saja yang dia lihat dan tak perlu harus masuk Play Group. Kesibukannya setiap pagi hanya belajar mengaji saja, dan dia sekarang sudah Iqro’ 2.

Jika aku ajak dia ke warung, mall, rumah sakit, atau baca koran, setiap dia menemukan tulisan maka akan dia eja. “Nasi Goreng”, “Mie Ayam”, “Ayam Goreng”, “Pecel Lele”, “Ayam Bakar”, “Rumah Sakit”, “Mie Rebus”, “Burung Dara”, “Soto Kudus”, “Nasi Soto”, “Sate Ayam”, “Sate Kambing”, “Indo Pos”, “Olah Raga” dan yang lain. Semua dia eja satu persatu. Baca lebih lanjut

Juli 11, 2008 Posted by | Family | , | 3 Komentar