*~aGusJohn’s Blog~*

Mengalir Bagaikan Air

Demokrat Unggul di Aceh

Di rezim SBY-JK, Aceh bisa damai. GAM diakui eksistensinya (dengan adanya MoU Helsinki antara RI-GAM). Mereka bisa kembali, hingga kemudian jadi Gubernur-Wakil Gubernur.
Di era rezim SBY-JK pula, mereka bisa punya partai lokal; sesuatu yang tidak ditemukan di 32 propinsi NKRI yang lain. Dan di Pemilu 2009 ini, partai lokal itu unggul hampir 50% akan menguasai DPRD, sedangkan untuk DPR Pusat rakyat Aceh memilih Demokrat. Apakah ini model “politik balas-budi”?
Jika eksekutif dan legislatif sudah dikuasai eks GAM, mau jadi apa Aceh ke depan??
Mari kita ikutin terus edisi Aceh dari waktu ke waktu, seperti juga kita perhatikan nasib Papua.

Rekapitulasi Akhir di Aceh, Demokrat Unggul
Partai Demokrat meraih suara terbanyak untuk kursi DPR-RI di Aceh.

Rabu, 29 April 2009, 21:04 WIB Amril Amarullah

68612_aplikasi_sistem_penghitungan_suara_thumb_300_225Viva-News, Partai Demokrat meraih suara terbanyak untuk kursi DPR-RI di Aceh dengan perolehan suara sebanyak 751,444 (40,84%). Ini merupakan hasil akhir perhitungan suara Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Peringkat ke dua Partai Golongan Karya (Golkar) dengan perolehan suara sebanyak 193,631 (10,52%). Peringkat ke tiga di isi PKS dengan perolehan suara sebanyak 130,278 (7.08%). Peringkat ke empat adalah PPP dengan perolehan suara sebanyak 113,580 (6,17%) dan peringkat ke lima bertenger Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan suara sebanyak 107,953 (5.87%).

Peringkat tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi suara dari 23 kabupaten/kota, yaitu Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Barat daya, Aceh Selatan, Simeulue, Aceh Tengah, Bireueun, Lhokseumawe dan Aceh Utara, Langsa, Aceh Timur dan Tamiang dengan jumlah total suara sah sebanyak 1,839,833 (100%).

sumber:
http://politik.vivanews.com/news/read/53543-rekapitulasi_akhir_di_aceh__demokrat_teratas

Iklan

April 30, 2009 Posted by | SOROT & Berita | , , , | Tinggalkan komentar

Di Jember, Golput Kalahkan Demokrat

Apakah Pemilu 2009 sudah tidak menarik lagi?
berikut salah satu contohnya:

Minggu, 19/04/2009 22:29 WIB
Ryma S – detikSurabaya Jember –

pemilu2009-dalamGolongan putih alias golput menjadi juara perolehan suara untuk DPR RI di Kabupaten Jember. Rekapitulasi suara DPR RI di Jember telah usai dibacakan, Minggu (19/4/2009). Hasilnya, golput menempati rangking pertama dengan perolehan angka 754.261 pemilih, baru disusul oleh partai politik.

Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 1.678.442, suara sah mencapai 924.181. Dan KPU Jember menyebut, angka golput mencapai 754.261 atau 44 persen. “Golputnya mencapai 44 persen, ini lebih tinggi dibanding Pileg 2004,” kata Ketua KPUS Jember Sudarisman.

Setelah angka golput, parpol yang juara adalah Partai Demokrat dengan perolehan suara 198.921, peringkat kedua adalah PKB dengan angka 150.278 dan PDI – Perjuangan mendapat perolehan suara 124.664. Menurut Sudarisman, faktor angka golput ini karena masyarakat tidak seantusias pada Pileg 2004. “Masyarakat mungkin sudah jenuh jadi enggan ke TPS,” ungkapnya. (bdh/bdh)

http://surabaya.detik.com/read/2009/04/19/222946/1117849/475/di-jember-golput-kalahkan-demokrat

April 23, 2009 Posted by | SOROT & Berita | , , | Tinggalkan komentar

Penggelembungan Suara Caleg Partai Demokrat Terbongkar

Kamis, 23/04/2009 09:20 WIB
Moh Hartono – detikSurabaya Sumenep –

pd-luarDugaan praktek penggelembungan suara dalam pelaksanaan pemilihan legislatif terbukti di Kabupaten Sumenep, Madura. Demi bisa memenangkan pemilu, seorang caleg Partai Demokrat untuk DPRD Jatim terungkap menekan PPK untuk melambungkan suaranya.

Imbasnya hasil suara caleg tersebut di Kecamatan Manding, yang semula hanya meraup 109 suara mendadak meledak menjadi 429 suara.Modusnya mengalihkan suara partai untuk dirinya.

Perubahan data tersebut diketahui saat rekapitulasi di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep dan mendapat protes keras dari para saksi. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Moh Jazuli Muthar mengatakan ada unsur kesengajaan perubahan perolehan suara caleg Partai Demokrat yang diduga dilakukan petugas PPK. Sayangnya KPU enggan menyebut nama caleg yang suaranya melambung itu.

Sebab, ada ketidak samaan hasil perolehan masing-masing caleg dengan lembar rekap yang dipegang oleh masing-masing saksi. Sehingga, saat rekapitulasi di KPU mendapat protes keras dari saksi.

“Modusnya, suara partai Demokrat dikurangi dan dialihkan pada caleg tertentu di partai itu. Akibatnya, suara caleg tertentu lebih tinggi perolehan suaranya dibanding caleg yang lain,” terang Jazuli pada wartawan di kantornya, Jalan Asta Tinggi, Kebonagung, Sumenep, Kamis (23/4/2009). Baca lebih lanjut

April 23, 2009 Posted by | SOROT & Berita | , | 1 Komentar