*~aGusJohn’s Blog~*

Mengalir Bagaikan Air

#105: Anugerah Yang Terindah

Ketika usianya masih 10 bulan, dia sudah bisa mengucapkan 120 (kosa) kata lebih, dan berusaha untuk bisa merangkai dua kata dalam satu pengucapan. Kini, usianya sudah “setahun-akan 4 bulan” (16 bulan). Setiap aku pulang kerja dan mencoba meraih koran untuk kubaca, selalu dia mendekat, kemudian mencoba “merusak suasana”.

“Pa-pa ba-ca ko-lan In-jo-Posh”, sambil ia tunjuk-tunjukkan jari telunjuknya di koran Indo Pos yang kubaca.

Tentu saja, koran yang kubaca jadi semburat. Melihat “kenakalan” itu, aku hanya bisa tersenyum memaklumi masa kecilku dulu. Soal “minat baca”, unik memang. Saat ia masih bayi-cenger, ketika menangis, ia akan diam bila didekatkan di rak buku. Dia tersenyum melihat buku yang tebal-tipis, baru dan kusam, berwarna-warni berjejer di rak buku. Baca lebih lanjut

Iklan

Januari 25, 2007 Posted by | Family | , | 2 Komentar

#104: no identification

Januari 25, 2007 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

#103: Hidup Bermasyarakat

Jangan pernah membenci sesuatu secara berlebihan, karena bisa jadi kita akan menjadi bagian dari apa yang kita benci itu. Barangkali, ini adalah sebuah kata bijak yang cukup ampuh terbukti “tuah”-nya. Contoh sederhana, banyak orang yang menikah pada mulanya saling benci atau tidak suka. Banyak orang membenci sesuatu, tapi tak lama kemudian ia berada (terkondisikan) dalam apa yang ia benci itu. Seperti halnya yang sekarang penulis alami.

Dulu –sewaktu masih bergulat dengan dunia dan wacana LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), saya paling alergi dengan segala sesuatu yang berbau militerisme. Tapi sekarang, Tuhan menakdirkan saya untuk hidup bertetangga dengan puluhan prajurit militer, termasuk diantaranya 5 orang Kapten TNI AL dan 1 orang AKBP (setingkat Letkol) Mabes Polri. Bisa dipastikan, dalam hitungan 8 hingga 20 tahun mendatang, bila kenaikan pangkat mereka dihitung secara wajar sesuai dengan aturan kenaikan per-4 tahunan, maka saya memiliki banyak tetangga yang level jenderal. Belum mereka yang berprofesi sebagai sutradara dan krew film, serta anak-anak perwira menengah (pamen) militer. Baca lebih lanjut

Januari 25, 2007 Posted by | Family | , , | Tinggalkan komentar

#102: Silaturahmi dan (Siapa Tahu) Peluang Bagi Esia

Beberapa hari yang lalu, saya “sowan” ke rumah seorang Kombes Polisi yang kebetulan tetangga perumahan saya di “Villa Ciangsana”. Kebetulan, sang Kombes yang berdinas di Polda Jabar itu ada acara ‘kondangan’ di tetangga sebelah rumahnya di Komplek Polri Jatirangga.

Semampang ada acara di Jakarta itulah dia menghubungi penulis untuk main ke rumahnya. Karena waktu itu saya masih di Cikoneng (Ciamis), maka saya janji untuk datang pada hari minggunya. Baru pas minggu pagi, saya ajak putriku Pambayun bersilaturahmi ke rumah Pak Kombes yang asri, dekat dengan kawasan Hutan Binong di daerah Jatisari, Pondok Gede. Baca lebih lanjut

Januari 17, 2007 Posted by | Esia | Tinggalkan komentar

#101: Mengurai Hubungan IAW dan PT

Jika tidak ada aral-melintang, hari Minggu besok, 19 Maret 2006, acara “Temu Alumni” Ikatan Alumni Wikusama (IAW) akan digelar. Tempatnya, di Kawasan Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan. Sesuai planning dari panitia; ada acara band, sumbang lagu, perkenalan keberadaan PT Wikusama (badan usaha yang dikelola oleh alumni IAW), perkenalan WBC (Wikusama Bikers Community), dan sebagai acara pentingnya adalah pemilihan Ketua Umum IAW yang baru. Point yang terakhir ini menarik, karena ini untuk pertama kalinya terjadi proses pergantian pengurus sejak IAW berdiri tahun 2003 lalu. Menjelang proses pergantian pengurus baru inilah baru muncul “masalah-masalah” yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, baik oleh founding fathers (pendiri) IAW ataupun PT.

Saat mendirikan IAW dan PT, mungkin para founding fathers saat itu hanya memikirkan idealisme saja. Bagaimana IAW segera terbentuk, bagaimana PT bisa berdiri. Idealisme dan pemikirannya sederhana; IAW didirikan sebagai perekat anggota alumni SMK Sandhy Putra Malang. Dalam angan-angan saya selanjutnya, saya menginginkan ke depan IAW bisa besar seperti ITB-Connections -kumpulan orang-orang ITB yang sukses di bidang politik dan ekonomi, ITS-Connections, ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia/UI), dan sebagainya. IAW sekarang? Memang belum. Tapi tunggu minimal 5 tahun ke depan. IAW Insya Allah akan semakin diperhitungkan. Baca lebih lanjut

Januari 17, 2007 Posted by | Alumni | Tinggalkan komentar

#100: IAW Menyambut Ketua Umum Baru

Bulan depan, tepatnya Minggu, 19 Maret 2006, Ikatan Alumni Wikusama (IAW) akan memiliki Ketua Umum baru. Ketua Umum periode yang ke dua. Prosesnya, sudah dimulai sekarang. Pemilihan Ketum tersebut mengikuti tradisi sebelumnya; dengan melalui proses penyaringan kandidat ketua via millist Wikusama (millist alumni). Setiap anggota alumni, sesuai dengan syarat pemilihan yang diajukan oleh Koordinator Acara, berhak untuk ditampilkan dan menampilkan dirinya sebagai kandidat. Dari proses penyaringan itu, tiga besar suara kandidat akan dibawa ke forum Temu Alumni yang rencananya akan digelar di Kawasan Ragunan. Di depan para alumni, mereka harus mengeksplore potensi dan kelebihan masing-masing. Dan, suara alumnilah yang akan menentukan, siapa yang layak dan pantas untuk dipilih sebagai Ketum IAW periode 2006-2009.

Selain proses dan persiapan acara yang sudah berjalan bagus, ada beberapa hal yang penting untuk menjadi perhatian alumni, khususnya buat para kandidat. Pertama, tugas Ketum IAW mendatang akan semakin menantang. Seiring dengan terus bertambahnya jumlah alumni (sekarang saja sudah 11 angkatan), memanage sekitar 1500-an orang dengan pola pikir yang beragam tentulah dibutuhkan kesabaran tersendiri. Baca lebih lanjut

Januari 17, 2007 Posted by | Alumni | Tinggalkan komentar